Berita
Walukow Sesalkan SKPD Kerap Mangkir di Pembahasan Ranperda RTRW
Sulut, – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Ranperda RTRW DPRD Sulut, Henry Walukow SE, menyesalkan sikap sejumlah perangkat daerah yang dinilai kurang serius dalam mengikuti agenda pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (Ranperda RTRW).
Walukow menegaskan, pembahasan RTRW sangat penting karena menjadi landasan pembangunan daerah sesuai semangat Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, yang mendorong percepatan penyelesaian Ranperda tersebut. Namun, ia menilai eksekutif, khususnya Plt Sekprov Sulut Tahlis Gallang, tidak memberikan dukungan maksimal.
“Gubernur sudah menyurat ke DPRD Sulut untuk mempercepat pembahasan RTRW. Tapi jadwal molor karena pihak eksekutif tidak serius. Bagaimana pembahasan bisa selesai kalau setiap agenda hanya diwakilkan?” tegas Walukow.
Ia juga menyoroti sikap Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Deicy Paat, yang kerap hanya mengutus perwakilan padahal instansi tersebut merupakan pengusul Ranperda RTRW.
Senada, anggota Pansus Roy Roring menilai eksekutif tidak menghargai lembaga legislatif. “Pemberitahuan pembahasan sudah dilakukan secara resmi, tapi alasan keterlambatan justru hanya disampaikan lewat staf TUP pimpinan dewan,” ujar Roring.
Akibat ketidakhadiran pejabat terkait, Pansus RTRW terpaksa menskors pembahasan hingga menunggu kehadiran Plt Sekprov. “Kami minta jaminan keseriusan Sekprov. Demi memprioritaskan RTRW, APBD Perubahan bahkan dipending. Jika tidak ada keseriusan, pembahasan baru dilanjutkan awal Oktober setelah agenda reses,” pungkas Walukow.
(Karel Tangka)
#

