Connect with us

Berita

Proyek SPAM Rp 1,4 Miliar Milik Dinas PU Diduga Sarat Masalah, Warga Curigai Korupsi

Published

on

Sulut – Proyek Sistem Pengairan Air Minum (SPAM) senilai Rp1,4 miliar yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) di Kelurahan Pangolombian dan Walian Dua menuai sorotan tajam dari masyarakat. Warga menilai proyek tersebut terkesan asal jadi dan diduga kuat tidak sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Dari hasil penelusuran media ini, proyek yang dimulai sekitar empat bulan lalu dan ditargetkan rampung pada Desember tahun 2024, masih terlihat dalam proses pengerjaan hingga Februari 2025. Hal ini diungkapkan Oma Nonce Pongo, warga Pangolombian, yang menyatakan bahwa aktivitas pekerja masih tampak meskipun tenggat waktu sudah lewat.

Lebih lanjut, media ini menelusuri jalur pipa dari mata air Pangolombian ditemukan sejumlah kejanggalan. Di beberapa titik, pipa galian belum ditimbun kembali, menyebabkan gangguan bagi pengguna jalan serta mengindikasikan adanya ketidaksesuaian prosedur dalam pelaksanaan proyek.


Warga juga menyoroti kualitas pemasangan pipa yang tidak merata, di mana sebagian disambung tanpa pengamanan layak dan lainnya dibiarkan terbuka. Dengan nilai proyek mencapai Rp 1,4 miliar, kondisi di lapangan dinilai tidak mencerminkan penggunaan anggaran yang profesional dan transparan.

Sementara itu, Johnson, warga Kelurahan Walian Dua, mengaku belum menikmati aliran air dari proyek tersebut meski telah dinyatakan selesai sejak lima bulan lalu. Ia mencurigai adanya penyimpangan anggaran dan mendesak pihak Kejaksaan untuk segera turun tangan menyelidiki kemungkinan korupsi dalam pelaksanaan proyek ini.

“Aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Negeri Tomohon agar segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek SPAM tersebut, demi mencegah kerugian negara dan memastikan hak masyarakat atas layanan air bersih terpenuhi,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pekerjaan Umum Kota Tomohon belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan ketidaksesuaian proyek ini. (*)

Advertisement #
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *