Berita
Gubernur Sulut Amankan Rp1 Triliun untuk Infrastruktur, Waworuntu Beri Apresiasi
Sulut – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus, berhasil mengamankan dukungan anggaran hampir Rp1 triliun dari pemerintah pusat untuk pembangunan infrastruktur sektor perikanan di Sulut.
Anggaran tersebut disepakati dalam pertemuan antara Gubernur Yulius dan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, di kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Senin (14/4/2025). Turut hadir dalam kunjungan itu Ketua Komisi I DPRD Sulut Braien Waworuntu dan Kadis Kelautan dan Perikanan Sulut Tinneke Adam.
Adapun rincian dana yang disetujui meliputi:
- Rp500 miliar untuk pengembangan Pelabuhan Bitung,
- Rp100 miliar untuk program budidaya rumput laut, dan
- Rp300 miliar untuk pengembangan tambak udang.
Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan bahwa program ini menjadi bagian dari penguatan lima komoditas strategis nasional di sektor kelautan dan perikanan, termasuk perikanan tangkap dan infrastruktur pelabuhan internasional.
“Kita ingin membangun kekuatan jangka panjang pada lima komoditas strategis. Salah satunya adalah pembangunan Pelabuhan Bitung yang ditargetkan menjadi pelabuhan internasional (New Port),” ujar Menteri Sakti.
Gubernur Yulius menyampaikan terima kasih atas sambutan dan dukungan KKP, serta berkomitmen menindaklanjuti pertemuan tersebut dengan kerja sama teknis lanjutan.
“Kami diterima dan diarahkan langsung oleh Bapak Menteri. Kami siap menjalin kerja sama lebih lanjut sesuai arahan dari KKP,” kata Gubernur Yulius.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Sulut, Braien Waworuntu, mengapresiasi langkah cepat Gubernur Yulius dalam memperjuangkan kebutuhan pembangunan sektor perikanan di daerah.
“Ini luar biasa. Tidak semua daerah bisa mendapatkan bantuan sebesar ini, dan ini baru tahap awal dari sejumlah usulan Pak Gubernur ke pemerintah pusat,” ujar Braien.
Ia berharap pembangunan ini tidak hanya meningkatkan volume ekspor perikanan, tetapi juga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sulut.
(Karel Tangka)
#

